Sejarah Batik Carica Lestari


Batik Carica Lestari Talunombo: Ikon Baru Wonosobo

Batik Carica Lestari merupakan Batik yang berasal dari Desa Talunombo yang memiliki ciri khas berupa motif tanaman Carica dan daun Purwaceng. Batik tersebut merupakan batik tertua sekaligus pencetus lahirnya ikon batik Wonosobo.
Kelompok Batik Carica Lestari lahir pada tanggal 6 Mei 2008 yang didirikan oleh Ibu Alfiah dan 20 orang pembatik lainnya. Pendirian kelompok batik ini bertujuan untuk mewadahi harapan dan kreatifitas warga sekitar. Nama Batik Carica Lestari dipilih untuk mencerminkan batik asal Talunombo ini. Di mana “Carica” merupakan buah khas yang menjadi ikon unggulan dari Wonosobo, sehingga diharapkan masyarakat luas akan langsung memahami bahwa batik ini merupakan batik asli asal Wonosobo. Dan “Lestari” menggambarkan harapan para anggota kelompok supaya batik ini terus kekal di Wonosobo khususnya di desa asalnya, Talunombo.
Pada tahun yang sama, kelompok ini mulai menghasilkan batik tulis dengan motif Carica dan daun Purwaceng yang merupakan ikon khas Wonosobo. Meskipun motif batik mereka saat itu masih tergolong sederhana dengan hanya membubuhkan motif inti tanpa adanya isian, mereka tetap pecaya diri untuk memasarkan produknya kepada masyarakat sekitar Wonosobo. Respon positif dari masyarakat menaikan semangat para anggota kelompok Batik Carica Lestari untuk terus mengembangkan produknya.
Pada tahun 2009, kelompok Batik Carica Lestari sempat mendapat pelatihan mendalam oleh para mahasiswa Institut Seni Indonesia terkait batik. Kemudian kelompok ini mulai menambahkan unsur isian kepada batik mereka untuk memperindah motif dari batik khas Talunombo tersebut. Dan pada tahun yang sama, kelompok Batik Carica Lestari mulai unjuk gigi dengan mengikuti pameran yang diadakan Pemerintah Wonosobo guna mempromosikan batik mereka.
Setelah Kelompok Batik Carica Lestari telah cukup dikenal di Wonosobo,  mereka kemudian mulai melebarkan sayap dengan memasarkan produknya keluar kota. Bahkan mampu memasarkannya ke luar negeri, khususnya Korea dan Taiwan. Di Taiwan, kelompok Batik Carica Lestari mendapat pesanan membuat seragam sekolah di salah satu sekolah.
Hingga kini kelompok Batik Carica Lestari terus mengembangkan diri mulai dari beragam variasi dalam proses pembuatannya yang tidak hanya berupa batik tulis, namun juga turut memproduksi batik cap dan batik printing. Selain itu, variasi motif yang dimiliki tidak hanya tanaman Carica dan daun Purwaceng, tapi diambil dari lingkungan sekitar atau ikon Wonosobo lainnya.
Kelompok Batik Carica Lestari akan selalu berpegang pada semangat untuk melebarkan nama, destinasi, dan budaya khas Wonsobo melalui goresan canting yang mereka bubuhkan di kain mereka. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pembuatan Batik Carica Lestari

Asal Muasal Motif Batik Carica Lestari